Ustaz Zaitun Tekankan Keadilan di Hadapan Zulkifli Hasan bagi Mitra yang Tidak Bermasalah
JAKARTA ZAITUNRASMIN.COM — Ketua Umum Wahdah Islamiyah, K.H. Muhammad Zaitun Rasmin, menyampaikan apresiasi kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atas upaya pemerintah memperbaiki sistem dan mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal tersebut disampaikan Ustaz Zaitun dalam salah satu sidang pleno bertema “Ketahanan dan Kedaulatan Pangan” pada Kongres Umat Islam Indonesia VIII Tahun 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu, 25 Juli 2026. Sesi tersebut menghadirkan Zulkifli Hasan selaku Menko Pangan sekaligus Ketua Dewan Pengarah MBG sebagai narasumber.
Ustaz Zaitun menilai langkah-langkah perbaikan yang dilakukan pemerintah penting untuk memastikan program strategis tersebut berjalan lebih efektif dan manfaatnya semakin cepat dirasakan oleh masyarakat.
“Kami mengapresiasi Bapak Menko Pangan yang terus berupaya memperbaiki sistem dan mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis,” ujar Ustaz Zaitun.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya asas keadilan dalam melakukan evaluasi dan penindakan terhadap para pengelola maupun mitra program MBG.
Menurutnya, pejabat, pengelola, atau mitra yang terbukti melakukan pelanggaran harus ditindak secara tegas. Namun, penindakan tersebut tidak boleh merugikan mitra dan pengelola lain yang telah bekerja sesuai ketentuan.
“Pejabat, pengelola, dan mitra yang nakal patut dan seharusnya dihukum. Akan tetapi, para mitra dan pengelola yang tidak bermasalah harus tetap memperoleh hak-haknya,” kata Ustaz Zaitun.
Ia mengingatkan, banyak mitra telah melakukan investasi dan menanggung biaya untuk membangun serta menyiapkan dapur layanan MBG. Karena itu, mereka memerlukan kepastian bahwa program tetap berjalan dan investasi yang telah dikeluarkan tidak menjadi kerugian.
“Kepastian bagi mitra yang baik sangat penting. Jangan sampai mereka yang sudah menjalankan kewajiban justru dirugikan karena kesalahan pihak lain. Hal tersebut pada akhirnya juga dapat berdampak kepada para penerima manfaat,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Zulkifli Hasan memberikan jawaban yang dinilai melegakan. Ia memastikan bahwa seluruh mitra yang tidak bermasalah akan memperoleh hak-haknya.
Jaminan tersebut juga mencakup dapur-dapur MBG yang telah dibangun dan dibiayai oleh para mitra. Pemerintah, menurut Zulkifli, berkomitmen agar fasilitas yang sudah disiapkan tersebut dapat masuk dalam percepatan pelaksanaan program.
Menko Pangan juga menyampaikan rencana mempercepat pelaksanaan MBG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T dalam satu bulan ke depan. Sementara sekitar delapan ribu dapur yang masih tersisa ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu dua bulan.
Ustaz Zaitun menyambut baik kepastian yang disampaikan Menko Pangan. Menurutnya, keberhasilan MBG memerlukan tata kelola yang kuat, pengawasan yang tegas, serta hubungan yang adil antara pemerintah, pengelola, mitra, dan penerima manfaat.
“Program sebesar ini harus terus diperbaiki tanpa menghilangkan kepastian hukum dan keadilan bagi mereka yang telah bekerja dengan baik. Dengan tata kelola yang amanah, insyaallah MBG dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan gizi dan kualitas generasi Indonesia,” pungkasnya.

